Tak dimungkiri juga, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi pada penduduk usia 18 tahun ke atas mencapai 30,8% berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah, sementara berdasarkan diagnosis Dokter tercatat sebesar 8,6%. Kesenjangan lebih dari 20% tersebut menunjukkan masih adanya masyarakat yang belum mengetahui status hipertensinya.

Berpijak dari hal itu kiranya, dan juga sejalan dengan momentum ini, OMRON Healthcare Indonesia memperkenalkan “Keep On, Life On”, kampanye yang mengajak masyarakat untuk terus menjalani kehidupan dengan membangun kebiasaan sehat dan memiliki tujuan yang bermakna. Melalui gerakan ini, OMRON — merupakan Pemimpin global dalam penyediaan peralatan medis inovatif untuk pemantauan dan perawatan kesehatan di rumah — melihat bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang tetap hadir untuk keluarga dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Lebih dalam mengenai hipertensi, Dr. Decsa Medika Hertanto, Sp.PD-KGH, FINASIM, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi, di acara OMRON Healthcare Indonesia bertajuk “World Heart Day 2026 : Keep On with Healthy Habits, Live On with Purpose”, berlangsung di Wyndham Hotel Casablanca Jakarta, Jumat, 11 September 2026, menjelaskan bahwa hipertensi bukan hanya persoalan tekanan darah yang tinggi, tetapi juga merupakan salah satu faktor risiko penting dalam berbagai kondisi kardiovaskular. Salah satunya adalah atrial fibrillation (AFib), gangguan irama jantung yang menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur.
Pada acara dengan MC Sakhna Fawatihul Bilad, menghadirkan Fanny Himawan, Marketing Manager OMRON Healthcare Indonesia, dan tentu menawan dengan kehadiran dua pembicara, Iwet Ramadhan, Business Owner, Co-Founder DVET Siaran Pagi IP, Head of Communications Yayasan Jantung Indonesia sekaligus OMRON Brand Ambassador, dan Dion Wiyoko, aktor, presenter, dan juga OMRON Brand Ambassador.
Iwet Ramadhan, berbagi kisah pengalaman sebagai penyintas stroke yang telah mengubah cara pandangnya terhadap kesehatan dan membuatnya semakin menyadari pentingnya memperhatikan kondisi tubuh sebelum masalah kesehatan terjadi. “Saya pernah mengalami sendiri bagaimana sebuah masalah kesehatan bisa mengubah hidup kita. Setelah mengalami stroke, saya sadar bahwa merasa sehat dan tetap aktif bukan berarti kita sudah mengetahui kondisi kesehatan kita secara keseluruhan.”
Lanjutnya,”pengalaman itu membuat saya lebih memperhatikan kondisi tubuh dan lebih konsisten menjaga kesehatan. Saya juga ingin pengalaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Karena itu, saya turut berkontribusi melalui keterlibatan saya bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan jantung. Saya berharap orang lain tidak perlu menunggu mengalami hal yang sama untuk mulai lebih peduli terhadap kesehatannya.”

Gaya Hidup Sehat Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari
Pencegahan juga dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut tercermin dari keseharian Dion Wiyoko, aktor, presenter, dan juga OMRON Brand Ambassador, yang melihat gaya hidup sehat sebagai sesuatu yang perlu dibangun secara realistis dan berkelanjutan.
“Menurut saya, hidup sehat itu tidak harus selalu berat atau ekstrem. Yang penting adalah bagaimana kita bisa menemukan aktivitas yang kita nikmati dan menjadikannya bagian dari keseharian. Menjaga kesehatan juga bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang keluarga dan bagaimana kita bisa terus hadir serta memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita. Karena itu, saya ingin tetap sehat dan aktif, agar bisa terus mendampingi keluarga sekaligus berkontribusi kepada masyarakat dengan cara yang saya bisa,” kata Dion Wiyoko yang menggunakan OMRON Home ECG 1-Lead untuk melakukan pemantauan kesehatan jantung secara praktis.
.
Tetap aktif, beriring menjaga pola makan, beristirahat cukup, serta membangun kebiasaan yang realistis dapat menjadi bagian upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Namun, menjalani gaya hidup sehat tidak selalu berarti seseorang mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh. Tekanan darah dan jantung dapat berrubah tanpa selalu menimbulkan keluhan. Karena itu, kebiasaan hidup sehat dapat dilengkapi dengan pemantauan secara rutin.
[]Andriza Hamzah
Photo : Dok. OMRON Healthcare Indonesia/Bening Communication

